Rabu, 05 Oktober 2011



Industri pariwisata merupakan industri yang terdiri dari serangkaian perusahaan yang menghasilkan produk dimana sebagian besarnya merupakan produk jasa. Pada prinsipnya pariwisata adalah industri yang kelangsungan hidupnya sangat ditentukan oleh lingkungan, keunikan suatu daerah, budaya dan pelayanan. Karena itu dalam pembangunan atau pengembangannya, perlu diperhatikan asas pengelolaan lingkungan, keunikan suatu tempat dan budaya, serta pelayanan. Melestarikan kemampuan lingkungan untuk mendukung pembangunan yang berlanjut bukanlah merupakan hal yang abstrak, melainkan benar-benar hal yang konkrit dan sering mempunyai efek jangka pendek.
Dengan meningkatnya jaminan sosial para pekerja di sektor industri dan intervensi negara yang semakin jauh dalam mengatur hak-hak para pekerja industri, termasuk hak-hak untuk berlibur dan kewajiban untuk membiayai liburan para pekerjanya, mengakibatkan maraknya pariwisata sebagai industri.
Motivasi wisatawan untu mengunjugi suatu tempat tujuan adalah untuk memenuhi atau memuaskan beberapa kebutuhan dan permintaan. Biasanya mereka tertarik pada suatu lokasi karena ciri tertentu.
Ciri-ciri khas yang menarik wisatawan adalah :
1. Keindahan alam.
2. Iklim dan cuaca.
3. Kebudayaan.
4. Sejarah.
5. Ethnicity – sifat kesukuan.
6. Accessibility – kemampuan atau kemudahan berjalan ke tempat tertentu.
Perencanaan pengembangan pariwisata haruslah memperhatikan daya dukung yang berdasarkan pada tujuan pariwisata yaitu bersenang-senang. Pada umumnya Timor Leste belum memberikan perhatian yang serius pada kegiatan pariwisata baik itu dari Pemerintah, sektor swasta maupun masyarakat. Ini terlihat jelas karena banyaknya potensi wisata yang belum teridentifikasi dan dikelolah secara baik serta belum dipasarkan ke Tourist Generation Area.
Bagi Timor leste, industri pariwisata merupakan peluang yang tidak dapat dilepaskan begitu saja. Pariwisata harus dapat dikembangkan sebagai sebuah produk yang menguntugkan dan memiliki prospek yang sangat cerah di kemudian hari bagi sebuah pembangunan nasional, karena hal ini dapat terlihat pada data kunjungan wisatawan berikut ini;
Tabel. 1. Data kunjungan wisatawan mancanegara ke Timor Leste
No
Tahun
Jumlah
1
2003
439
2
2004
2597
3
2005
5817
4
2006
4062
Lospalos adalah salah satu kabupaten di Timor Leste yang berada di ujung timur pulau Timor yang letaknya 248 km di bagian timur Dili (ibu kota Negara Timor Leste). Ibukota Lospalos adalah Lautem ialah salah satu kecamatan di Lospalos. Lospalos mempunyai beragam Potensi wisata yang belum terolah atau dikelolah secara maksimal untuk dijadikan sebagai salah satu obyek yang dapat menarik wisatawan berkunjung ke kabupaten tersebut. Ada beberapa potensi yang dapat dikembangkan menjadi obyek wiata seperti;
  • Potensi Pantai (ualo beach, com beach, berlu beach, Jaco beach, Lore beach);
  • Bangunan Peninggalan Portuguese (Benteng di Lautem, Pouzada Tutuala, Kota Pemerintahan lama di Lore);
  • Rumah Adat Lospalos yang menjadi ikon rumah bagi Timor Leste;
  • Budaya (Tarian Tradisional Lamakbaen yang ditarikan sebagai tarian ucapa syukur bagi hasil panem yang berlimpah, perkawinan secara adat dan lainnya),
  • Potensi alam seperti landscape dan hutan lindung (Nino Konis Santana National Park),
  • Potensi Karst (gua bergambar / ili kere-kere) dan lainnya.
  • Pulau Jaco (adalah salah satu pulau tampa penghuni, dan telah dikadikan sebagai kawasan lindung oleh pemerintah.
  • Keindahan bawah laut, yang sangat menarik untuk dilihat dan disaksikan.
Keadaan alam, budaya dan potensi lainnya yang masih alami dan terpelihara dengan baik itu menjadi daya tarik yang unik bagi para wisatawan yang ingin menikmati kegiatan wisata pada kecamatan Tutuala, karena potensi alam baik itu darat dan laut masih terpelihara secara alami. Sistem sosio budaya masyarakat Lospalos juga mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung atau orang yang berkujung ke kabupaten tersebut, karena sebagian besar dinamika kehidupam masyarakat masih diwarnai oleh nilai-nilai atau sistem-sistem sosio budaya tradisional.
Budaya dan keindahan alam dan laut yang masih alami itu memberikan nilai ekologi penting bagi Lospalos. Keadaan alam dan budaya yang masih terpelihara membuat kita tertarik untuk melihat alam yang begitu mempesona, disamping itu juga masyarakat yang berbahasa Fataluku, makalero dan makasae sendiri menjadi salah satu daya tarik yang dapat menarik wisatawan untuk mengenal dan mengetahui kehidupan masyarakat.

Berjuta potensi yang sangat Potensial di kabupaten tersebut akan dapat mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda jika pembangunan dan pembangunan selalu memperhatikan tiga pilar utama dalam pembangunan pariwisata yaitu pemerintah, sektor swasta dan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini